kita harus merencanakan produk dalam usaha

Perencanaan produk adalah proses menciptakan ide produk dan menindaklanjuti sampai produk diperkenalkan ke pasar. Selain itu, perusahaan harus memiliki strategi cadangan apabila produk gagal dalam pemasarannya. Termasuk diantaranya ekstensi produk atau perbaikan, distribusi, perubahan harga dan promosi.
Kesuksesan ekonomi suatu perusahaan manufaktur tergantung kepada kemampuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, kemudian secara cepat menciptakan produk yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan biaya yang rendah. Hal ini bukan merupakan tanggung jawab bagian pemasaran, bagian manufaktur, atau bagian desain saja, melainkan merupakan tanggung jawab yang melibatkan banyak fungsi yang ada di perusahaan. Metode pengembangan produk berdasarkan kepada permintaan atau persyaratan serta spesifikasi produk oleh customer adalah metode yang cukup baik, karena dengan berbasis keinginan customer maka kemungkinan produk tersebut tidak diterima oleh customer menjadi lebih kecil.
Dari sudut pandang investor pada perusahaan yang berorientasi laba, usaha pengembangan produk dikatakan sukses jika produk dapat diproduksi dan dijual dengan menghasilkan laba.Namun laba seringkali sulit untuk dinilai secara cepat dan langsung.


Kunci pertumbuhan dan kelangsungan hidup perusahaan adalah dengan mengembangkan produk dan perbaikan produk secara terus-menerus, jika tidak perusahaan berisiko kehilangan pasar. Gambar 2.1.1 adalah langkah-langkah dalam perancangan produk sampai proses produksi
Pokok-pokok dalam proses perancangan produk, adalah sebagai berikut.
1.      Rancangan pendahuluan yaitu proses pengembangan ide-ide, baik dari pasar maupun teknologi.
2.      Mengidentifikasi mana ide yang terbaik. Untuk dapat mengembangkan sebuah ide menjadi sebuah produk baru, ide-ide tersebut harus memenuhi beberapa pengujian/analisis, seperti:
·         Potensi pasar,
·         Kelayakan dari segi keuangan,
·         Kesesuaian operasi, dan
·         Produk memungkinkan untuk diproduksi. Untuk spesifikasi desain yang satu ini, dibutuhkan informasi mengenai :
o    Teknologi
o    Data pengendalian kualitas
o    Tata cara pengujian penampilan produk
o    Dan sebagainya.
3.      Merancang prototipe, yaitu bentuk tiruan yang menyerupai produk akhir.
4.      Membuat sejumlah prototipe
5.      Melakukan pengujian pasar terhadap prototipe, tujuannya untuk :
·         Mengumpulkan data kuantitatif tanggapan pelanggan mengenai produk tersebut.
·         Mengetahui penampilan teknis produk yang bersangkutan.
·         Melakukan perubahan-perubahan terhadap prototipe sesuai dengan hasil pengujian yang telah dilakukan.
6.      Melakukan produksi awal , perancangan alat, dan penginstalan peralatan
7.      Melakukan pengujian lebih lanjut untuk memastikan penampilan produk akhir.
8.      Proses produksi

Dalam melakukan perancangan produk, terdapat kendala-kendala, antara lain:
1.      Ide-ide yang muncul dalam perancangan produk baru sangat kurang
2.      Persaingan pasar sangat ketat, sehingga perusahaan harus bisa menghasilkan produk yang berkualitas dan bernilai jual tinggi.
3.      Harus memperhatikan keselamatan konsumen. Konsumen harus dilindungi dari keamanan pemakaian produk dan akibat dari proses produksi, misal pencemaran lingkungan.
4.      Biaya dalam perancangan produk baru sangat besar. Produk baru merupakan hasil dari sejumlah penelitian, pengujian, dan pengembangan produk, sehingga akan membutuhkan dana yang besar.

0 komentar:

Posting Komentar